Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi mengadakan yudisium ke-XX

Selasa 4 Juli 2023
Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi mengadakan yudisium ke-XX
jumlah peserta Yudisium XX adalah 94 Orang . dari BSA 33 orang, IPT 28 orang, SI 26 orang dan SPI 7 orang , hasil Pemaparan Ketua Yudisium XX Bapak Rahmat Fajar, M.A.
Di Yudisium ke XX ini Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi ibu Halimah Dja’far ,M.Fil.I mengatakan dalam pidatonya di Yudisium XX terakhirnya, Mahasiswa yang akan wisuda nanti harus optimis dengan masa depannya apa lgi PNS kesempatan masuk hanya 5% sangat kompetitip, kita harus ingat filosopi sebuah ubi bahwa ubi itu walaupun di buang dia akan hidup asalkan tidak di bakar,apa lagi ubi itu ditaman dengan baik, artinya kalo seseorang itu belajar dengan baik dengan tulus dengan semangat punya ilmu seseorang dimanapun berada pasti akan bermanfaat untuk masyrakat umum. Karena Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi. M.A.P.hD menpunyai cita-cita menjadikan lulusan UIN ini menciptakan manusia yang skilnya hanya akhli di bidang agama tidak awan dibidang umum yang di sebut dengan transintegrasi.
Kepala Biro UIN STS Jambi Dr.H. Abdul Munir. M.Pd., menuturkan tugas utama para Lembaga untuk membuat para alumni dan para mahasiswa merasa bangga dengan almamater UIN. DIsampimg itu meski UIN STS Jambi masih berusia muda tetapi UIN STS Jambi memiliki prestasi yang sangat luar biasa.
UIN STS Jambi sudah memiliki 4 Prodi baru, yaitu
1. Prodi Biologi murni ( Trabiyah)
2. Arsitektur dalam PTKIN ini adalah prodi ke 2 setelah UIN Malik Ibrahim Malang.
3. Sistem Informasi Geografi satu-satunya PTKIN di seluruh Indonesia
4. Statistika juga satu-satrunya PTKIN di seluruh Indonesia
Satu lagi fakultas yang sedang di proses dan sedang menunggu Akreditas LAMPETEKESi yaitu Fakultas Kedokteran karena fakultas ini pendiriannya mempunyai proses dan tahapan sangat Panjang
Melewati instasi Lintas Kementrian Kesehatan, Lembaga KKI, Pendidikan kemenristek Dikti
Jadi merasalah bangga menjadi mahasiwa dan alumni UIN STS Jambi